Berambisi untuk menemukan planet layak huni berikutnya, China sedang mempersiapkan misi baru

Banyak negara sedang mempersiapkan misi eksplorasi luar angkasa, tak terkecuali China. Negara ini memiliki ambisi untuk menemukan planet layak huni berikutnya.

Untuk tujuan ini, China berencana untuk mempersiapkan misi baru untuk mencari planet luar angkasa yang berpotensi layak huni.
Baca juga

Harga laptop Lenovo di Indonesia melonjak karena krisis chip
Menurut HP, permintaan laptop Chromebook di Indonesia masih tinggi
HP Indonesia dan Kemendikbudristek luncurkan inisiatif transformasi digital di bidang pendidikan
Ada RRQ Lemon and Clay, ini dia top 5 drama tim Indonesia di MSC 2022
Tidak ada ponsel yang terlihat di Geekbench, bawalah chipset kelas menengah ini bersama Anda

Seperti dilansir Suara.com, misi yang diberi nama Closeby Habitable Exoplanet Survey (CHES) ini akan menggunakan astrometri mikro-arcsecond relatif.

Teknik ini melibatkan pengukuran yang sangat tepat dari posisi dan gerakan bintang. Termasuk dalam pencarian planet layak huni.

Ini tentang mendeteksi gangguan bintang yang dihasilkan dari pengaruh gravitasi planet ekstrasurya saat mereka mengorbit bintangnya.

Metode ini memberikan perkiraan massa planet ekstrasurya dan jarak di mana planet asing mengorbit bintangnya.

Pada akhirnya, ini akan menunjukkan jika planet asing memiliki potensi layak huni.
arrow_forward_iosBaca selengkapnya
Didukung oleh GliaStudio
Ilustrasi planet. (Pixabay/Charl Vera)

Teleskop Luar Angkasa Gaia Badan Antariksa Eropa (ESA) juga menggunakan metode yang sama untuk membuat peta 3D dari satu miliar bintang di Bima Sakti.

Namun, CHES diperkirakan akan jauh lebih fokus daripada Gaia, pada 100 bintang alami mirip Matahari yang berjarak 10 parsec atau 33 tahun cahaya dari Bumi, dan mampu mendeteksi planet yang berpotensi mirip Bumi di zona layak huni di sekitar bintang tersebut.

Selama survei, CHES juga akan dapat mempelajari sistem planet ekstrasurya secara komprehensif.

“Perburuan planet luar angkasa yang layak huni akan menjadi terobosan besar bagi umat manusia, membantu manusia mengunjungi kembaran Bumi dan memperluas ruang hidup kita di masa depan,” kata Ji Jianghui, seorang profesor di Observatorium Gunung Ungu di Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS). . Space.com, Jumat (3/6/2022).

Hingga saat ini, lebih dari 5.000 exoplanet telah ditemukan dan dikonfirmasi.
Teleskop Gaia. [Wikipedia]

Ini termasuk sekitar 50 planet mirip Bumi di zona layak huni, tetapi kebanyakan dari mereka berjarak ratusan tahun cahaya dari Bumi.

CHES akan melakukan pekerjaannya dari Lagrange Point 2, sekitar 1,5 juta kilometer dari Bumi, di mana teleskop lain seperti Gaia, Spektr-RG dan James Webb Space Telescope saat ini beroperasi.

Ini adalah rencana China untuk menyiapkan misi baru mencari planet layak huni terdekat dari Bumi. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Sumber :